Kucing Melahirkan di Rumah Menurut Islam

Kucing merupakan hewan yang sangat menggemaskan, selain lucu kucing juga cenderung jinak dan merupakan hewan peliharaan yang digemari banyak orang. Hewan satu ini, dan juga anjing rasa-rasanya tepat jika disebut dengan sahabat manusia. Bahkan kucing dianggap sebagai salah satu dari hewan pembawa keberuntungan di rumah. Apalagi di negara Jepang, kucing merupakan hewan peliharaan bangsawan di zaman Edo bagi siapapun yang memeiharanya.

Jika anda seorang muslim, anda juga tentu tahu bahwa kucing merupakan hewan yang sangat penting dalam Islam. Kucing memang salah satu hewan yang memiliki keistimewaan tersendiri, bahkan hewan satu ini dimuliakan oleh agama Islam. Kucing juga merupakan hewan kesayangan Rasulullah. Muslim juga sangat diwajibkan untuk menyayangi semua hewan dan makhluk ciptaan Allah SWT. Dari Abu Hurairah, Rasulullah mengatakan :

“sayangilah semua makhluk Allah, maka Allah akan menyayangimu serta menjagamu dari neraka pada hari kiamat.” Rasulullah juga menganjurkan agar untuk menyayangi semua makhluk ciptaan Allah. Rasulullah bersabda, “…sayangilah makhluk Allah yang ada di bumi, maka niscaya engkau akan disayangi para penghuni langit.”

HR. Muslim

“Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang ia ikat dan tidak diberikan makan, bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai.”

HR. Bukhari

Berdasarkan penjelasan di atas maka jelas bahwa kucing memang menempati posisi yang cukup penting dalam agama Islam. Sehingga jika terjadi sesuatu dengannya maka hal tersebut pasti ada sebab dan akibatnya.

Banyak mitos yang juga beredar di kalangan masyarakat tentang kehidupan kucing termasuk yang paling sering kita dengar adalah, kucing memiliki 9 nyawa. Kucing di sebagian negara juga disembah sebagai titisan dewa atau makhluk yang sangat suci dan dipuja.

Di dalam perkembangan peradaban Islam sendiri, kucing merupakan hewan yang dianggap sebagai teman sejati dalam setiap perkembangan kebudayaan Islam di seluruh dunia. Nabi juga berpesan untuk menyayangi kucing layaknya seperti keluarga kita sendiri. Selain itu kucing juga termasuk ke dalam hewan penjaga rumah yang dapat diandalkan loh. Ketika ada hal yang mengancam majikan atau pemilik rumah kucing biasanya akan mencakar atau menggigit sumber ancaman tersebut. Contohnya saja berita tentang kucing yang akhirnya mati karena harus mengusir ular yang masuk ke dalam rumah majikannya (pelajari cara mencegah ular masuk rumah di artikel kami lainnya)

Lalu, pernahkah anda mendapatkan pengalaman kucing melahirkan di dalam rumah anda? Jika iya, sebenarnya apa pandangan kucing melahirkan di rumah menurut Islam, apakah tersebut merupakan pertanda baik atau sebaliknya?

Masyarakat Indonesia pada umumnya memang tidak bisa melepaskan dirinya dari kepercayaan, mitos, tahayul, dan sebagainya. Hal-hal yang menurut mereka terlihat aneh, biasanya dianggap sebagai pertanda khusus. Termasuk ketika ada hewan seperti kucing yang dianggap hewan yang membawa keberuntungan melahirkan di rumah.

Sudah bukan barang yang aneh lagi sih sebenarnya melihat kucing melahirkan di dalam rumah. Bahkan jikalau si pemilik rumah tidak memelihara kucing tersebut. Mungkin memang sudah insting hewan untuk mencari tempat yang nyaman ketika mereka akan melahirkan. Dan mungkin salah satu tempat yang paling nyaman tersebut ya sudut rumah kita.

Beberapa orang percaya, bahwa jika ada kucing melahirkan di dalam rumah merupakan sebuah pertanda khusus bahwa kita akan mendapatkan rezeki atau keberuntungan. Meskipun besar atau jenisnya sangat beragam, tergantung kepercayaan dan daerah, bisa berupa materi atau non materi.

Sebagai umat Islam yang taat akan ajaran agama, maka memang sudah sepatutnya ketika mendapati ada kucing yang melahirkan di rumah, kita merawatnya. Atau setidaknya kita tidak boleh menyusahkan kucing tersebut dengan membuang atau mengusirnya dari rumah. Dalam agama Islam kucing mendapatkan penghormatan yang cukup tinggi. Bahkan pada abad ke 13 dengan tujuan untuk menghargai kucing, masyarakat Islam mengabadikan rupa kucing dalam bentuk mata uang, ukiran, karya sastra, dan sebagainya.

Seorang Sultan pada masa dinasti Mamluk bahkan pernah sengaja membangun taman-taman khusus yang ditujukan untuk kucing. Dimana di dalam taman-taman tersebut tersedia juga makanan, agar kucing-kucing tidak merasa kelaparan dan kekurangan. Tradisi seperti ini bahkan telah meluas hingga ke kota-kota besar negara Islam lainnya. Di Istanbul, Damaskus, hingga Kairo anda dapat dengan mudah menjumpai kucing berkeliaran di pojok-pojok masjid tua dengan makanan yang disediakan oleh para penduduk setempat.

Bahkan menurut beberapa hadist, kucing tidak najis, lain halnya dengan anjing atau hewan lain seperti babi. Kita umat muslims bahkan diperbolehkan untuk menggunakan air bekas minum kucing, karena dianggap air tersebut bersih dan suci. Dan berdasarkan fakta ilmiah yang ada, pada badan kucing sendiri terdapat otot yang memang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Pun jika kita sering mengamati, kucing sering menjilati tubuhnya dengan lidahnya yang akan kasar dan runcing seperti kikir atau gergaji. Ternyata lidah inilah yang menjadi alat pembersih bagi kucing, permukaan yang kasar tersebut dapat membuang bulu-bulu mati serta membersihkan bulu-bulu yang menempel di badannya.

Penelitian juga menunjukkan bahwa tidak ditemukan kelompok kuman yang membahayakan pada tubuh kucing. Kuman atau bakteri yang terdapat pada tubuh kucing umumnya merupakan kuman biasa yang berkembang juga pada tubuh manusia dan hanya terdapat dalam jumlah yang terbatas, sehingga tidak membahayakan. Selain itu disimpulkan bahwa liur kucing bersih dan membersihkan, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing, karena jika terdapat kuman kucing tersebut akan sakit.

Kucing juga termasuk hewan peliharaan yang bahkan dapat menurunkan tingkat stress. Bahkan Nabi Muhammad menganggap kucing sebagai bentuk perhiasan rumah tangga, yang tidak dikotori oleh sesuatu dan tidak najis. Sehingga jika terdapat kucing melahirkan di rumah menurut Islam, bukanlah hal yang harus ditakuti dan dianggap sebagai hal yang kotor maupun najis. Karena sesuai penjelasan yang telah dijelaskan sebelumnya, kucing merupakan hewan yang bersih dan jarang membawa kuman bakteri yang berbahaya.

Justru jika kita mau merawat dan menjaga kucing melahirkan di rumah menurut Islam, hal tersebut akan dicatat sebagai amal baik. Kebaikan yang kita berikan pada kecuing akan menjadi catatan kebaikan kita di hari kiamat. Bahkan Allah SWT, juga menjanjikan bahwa barangsiapa menyayangi hewan apalagi seekor kucing akan mendapatkan rahmat dan ampunan di hari kiamat serta ridha dari Allah SWT.

Untuk menambah pengetahuan anda, coba pelajari pula artikel lainnya di rumahlia tentang pertanda banyak semut merah di rumah menurut Islam dan cat rumah membawa hoki.