Sponsors Link

31 Cara Mengatasi Dinding Tembok Lembab dan Berjamur

Sponsors Link

Cara Mengatasi Dinding Tembok Lembab dan Berjamur sebenarnya sangat mudah, asalkan kita mengetahui caranya. Dinding rumah lembab dan berjamur? Selain  mengganggu keindahan rumah, warnanya dinding tidak lagi cemerlang dan lama kelamaan dinding yang berjamur akan semakin menggripis, rusak.

ads

Selain tidak enak dipandang, sering kali jamur menimbulkan bau yang kurang sedap. Terlebih lagi jika ada anggota keluarga maupun ada relasi keluarga yang suka main kerumah, ada yang mengidap alergi. Bisa bertambah masalah lainnya.

Berikut beberapa cara untuk mengatasi dinding lembab dan berjamur :

1.  Memeriksa atap rumah. 

Apakah ada genting yang pecah/hanya retak. Segera ganti genteng yang pecah agar ketika hujan datang, air hujan tidak merembes melalui pecahan genting dan mengalir ke dinding rumah. Lama kelamaan dinding yang terkena aliran air hujan dari genteng yang retak akan menjadi lembab dan kemungkinan besar akan berjamur apabila anda tidak segera mengatasinya.(baca : Jenis-Jenis Atap Rumah)

 2. Memeriksa talang rumah

Anda bisa menambal talang yang bocornya tidak terlalu parah. Untuk talang yang sudah berumur lumayan tua, silahkan ganti dengan yang baru. Talang yang dibiarkan rusak/bocor juga dapat menjadi jalan masuk air hujan menuju dinding yang akan mengakibatkan dinding menjadi lembab.

Baca juga :

3. Memeriksa saluran pipa

Periksa saluran pipa di sepanjang dinding, apakah ada kebocoran pada saluran pipa tersebut. Jika pipa air bocor, maka air akan merembes ke dinding di sekitar pipa. Hal tersebut akan mengakibatkan dinding menjadi lembab.

4. Memasang Keramik pada dinding kamar mandi

Dengan memasang kramik pada dinding kamar mandi, maka bagian dinding sebelah luar kamar mandi akan lebih terjaga dari kelembapan.(baca : Tips Memilih Keramik Kamar MandiCara Membersihkan Lantai Kamar Mandi)

5. Memeriksa keramik/celah antar keramik yang retak

Jika celah pada keramik kamar mandi anda retak, maka sangat besar kemungkinan air akan masuk melewati celah-celah retakan tersebut. Air yang sifatnya mudah merembes melewati celah-celah kecil akan membuat dinding menjadi lembab. Segera perbaiki dengan menambalnya dengan semen.(Baca : Pembersih Lantai Kamar Mandi)

6.Memeriksa kran air yang longgar

Cek kran air di rumah anda. Jika kran anda sedikit saja longgar, maka air akan menetes terus menerus. Selain terjadi pemborosan, tetesan air akan menggenai dinding sekitar kran. Akibatnya dinding menjadi lembab dan rawan ditumbuhi jamur.

7. Menyemprot dengan cairan anti jamur/fungisida

Jika jamur didinding sangat banyak dan mengganggu, maka langkah paling cepat untuk membasminya adalah dengan menyemprotkan cairan anti jamur atau fungisida yang banyak di jual di pasaran

Sponsors Link

8. Gunakan cairan cuka dan air untuk menghilangkan jamur

Jika tembok anda masih dalam tahap berjamur di awal, maksudnya jamur masih sedikit menghiasi dinding anda. Untuk menghilangkan jamur tersebut silahkan mencoba campuran cuka dan air.

9. Gunakan campuran deterjen dan air

Jika dinding kamar mandi yang dikeramik mulai berlumut, dapat anda coba membersihkannya dengan campuran deterjen dan air.

10. Mengamplas dinding

Dinding yang berlumut dapat anda amplas agar jamurnya menghilang.(Baca : Cara Mengatasi Dinding Tembok Lembab dan Berjamur

11. Gunakan kaporit/ klorin

Dinding yang telah dibersihkan dari jamur, dapat anda olesi kaporit atau klorin untuk membunuh jamur sekaligus agar jamur tidak datang kembali.

12. Segera bersihkan air banjir

Jika kawasan perumahan anda terkena banjir, segera bersihkan bekas genangan air banjir sesegera mungkin setelah banjir surut agar dinding tidak lembab dan jamur tidak mendekat.

13. Cat dinding anda dengan cat waterproof

Untuk dinding yang tidak diberi perlindungan dari air hujan, anda dapat mengantisipasinya dengan mengecat dinding tersebut dengan cat yang tahan air atau waterproof.(Baca : Cat Tembok Anti LembabCat Tembok Anti Lembab dan Jamur)

14. Memasang wallpaper

Fungsi Wallpaper Rumah adalah menutupi dinding rumah anda yang berjamur telah anda bersihkan jamurnya, anda dapat memasang wallpaper sebagai pengganti mengecat ulang. (Baca :Tips Memilih Wallpaper Dinding Pada Ruang TamuTips Memilih Wallpaper Untuk Kamar Tidur, Cara Membuat Hiasan Dinding)

15. Memeriksa pembuangan AC

Air sisa pembuangan AC kerap kali hanya dibiarkan mengalir begitu saja. Tak jarang pipa salurannya seringkali pula menempel didinding. Air pembuangan AC yang menempel pada dinding ini tentu saja dapat menyebabkan dinding menjadi lembab dan lama-kelamaan dinding akan berjamur.

Info Ac :

16. Perhatikan karpet yang menempel pada dinding

Karpet yang anda gelar dan jarang anda gulung maupun anda bersihkan, sangat rawan sebagai tempat tumbuhnya jamur. Jika karpet menempel pada dinding, tak heran pula bukan jika jamur merambat dari karpet menjalar ke dinding.

17. Memakai alat Dehumidifier

Dehumidifier adalah suatu alat yang berfungsi untuk menghilangkan kelembapan udara di suatu ruangan. Bentuk dari Dehumidifier sangat mirip dengan AC, kotak persegi panjang, berwarna putih, tingginya macam-macam (ada yang setinggi orang dewasa, ada pula ukuran yang kecil setinggi kursi). Dapat kita temukan dengan mudah di aula-aula ruang pertemuan maupun toko apotek maupun toko yang berskala besar.

18. Memasang alat extraktor

Ektraktor biasanya terdapat pada dapur-dapur berskala besar. Alat ini dipasang di atas kompor untuk menyerap sisa pembakaran yang dihasilkan dalam proses memasak, seperti uap dari air mendidih, uap dari panas minyak. Dengan memasang alat ini maka dinding dapur akan terhindar dari kelembapan akibat sisa pembakaran pada saat anda memasak.

19. Memasang Exhaust Fan

Anda dapat memasang Exhaust Fan pada ruang yg berpotensi tinggi menghasilkan uap air. Biasanya pemakaian Exhaust Fan ini sering kali kita temui pada pabrik-pabrik.

20. Memasang genteng kaca

Dinding yang lembab sering kali karena udara di ruangan lembab. Untuk mengurangi kelembapan di ruangan tersebut dapat anda beri sinar matahari yang cukup.  Anda dapat memasang sebagian genteng rumah dengan genteng kaca agar matahari dapat masuk menerangi dan menghangatkan ruangan.

21. Membuka tirai secara teratur

ads
Jika anda penyuka tirai besar, kadang kala anda malas untuk membukanya. Padahal tirai yang besar dan berat juga akan membuat matahari susah untuk masuk ke dalam ruangan. Sebagai akibatnya ruangan akan menjadi lembab. Ruangan yang lembab ini akan menyebabkan dinding dengan mudah berjamur.

Baca juga :

22. Sering membuka jendela lebar-lebar

Jika terbiasa membuka jendela miring, tidak terbuka lebar. Hal ini malah mengakibatkan kelembapan di sekitar dinding bagian jendela yang tertutup. Jamur pun semakin mudah tumbuh di sana.(Baca : Cara Membuat Jendela Bersekat EnamCara Membuat Jendela Aluminium)

23. Sering membuka pintu

Jika jendela anda berbentuk jendela yang tidak dapat dibuka tutup, cara lain untuk mengurangi kelembapan udara di ruangan adalah dengan cara sering membuka pintu. Terlebih lagi sering buka pintu kamar mandi agar sirkulasi udara mengelir dengan lancar.

Jenis-jenis pintu :

24. Membersihkan tumbuhan yang tumbuh di dekat dinding bagian luar rumah

Sering kali dinding bagian luar rumah kurang kita perhatikan. Sering kali pula dinding bagian luar rumah ini ditumbuhi rerumputan liar dan lumut. Lumut dapat menjadikan dinding lembab dan kelembapan ini dapat menjalar hingga dinding bagian dalam rumah.

25. Tidak meletakkan perabot kayu menempel pas pada dinding

Untuk meletakkan perabot kayu yang mepet di pinggir ruangan, anda harus memberi celah antara perabot kayu tersebut dengan dinding. Hal ini bertujuan agar perabot yang terbuat dari kayu mendapat sirkulasi udara yang cukup sehingga dinding dan perabot kayu tidak lembab dan berjamur.(Baca : Tips Merawat Peralatan Rumah Tangga)

26. Ganti material kayu dengan bata bata

Sebagian rumah adat di Indonesia masih menggunakan material kayu sebagai bahan bangunan. Dan kayu sangat mudah lembab ketika cuaca sedang sangat dingin. Anda dapat mengganti material kayu dengan material lain seperti batu bata jika kayu yang anda pakai sudah berjamur.(Baca : Bahan Bahan Dalam Membangun Rumah)

27. Pertinggi lantai

Lakukan renovasi rumah jika anda tinggal di daerah yang curah hujan lumayan tinggi sementara lantai rumah anda kurang tinggi.

28. Beri dinding kaca

Pertimbangkan untuk menggunakan dinding kaca jika anda memilih untuk membangun rumah di kawasan yang sangat lembab. Atau, anda juga bisa menggunakan Cat Tembok Anti Lembab supaya dinding tidak mudah lembab. Selain Cara Mengatasi Dinding Tembok Lembab dengan menggunakan cat tembok anti lembab, ada banyak cara lain yang tentunya bisa anda cari di berbagai informasi lain.

29. Menambah jumlah dan luas jendela

Terutama jika tempat tinggal anda bertingkat-tingkat. Agar cahaya matahari dapat lebih optimal masuk ke ruangan lantai satu anda dapat menambah jumlah dan luas kaca sehingga ruangan tidak lembab.

30. Memberi kerai dari bamboo

Jika anda menyukai ruangan yang terbuka  tapi tetap ingin melindungi dinding dari hujan, anda dapat menambahkan kerai dari bamboo. Jika dinding terlindung dari hujan, tentu saja dinding pada area terbuka lebih terlindungi pula dari kelembapan yang berlebihan ketika musim hujan.

31. Lakukan pengecatan ulang

Sebagus-bagusnya kualitas cat, ketika termakan usia pasti akan mulai megelupas. Cat ulang dinding agar selain mempercantik tampilan, tentunya anda juga membersihkan lumut-lumut jamur yang ada. Lebih baik lagi apabila anda memilihcat yang tahan air dandapat dibersihkan dengan lap ketika kotoran mulai menempel.

Artikel terkait :



Demikian beberapa cara untuk mengatasi dinding yang lembab dan berjamur, Semoga bermanfaat.

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Tuesday 14th, June 2016 / 11:40 Oleh :
Kategori : Dinding Tembok